Musi Banyuasin — Kebocoran pipa milik PT Pertamina EP terjadi di RT 22 RW 08 Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin pada Kamis (20/11/2025) pukul 03.30 WIB. Insiden ini memicu keluarnya minyak mentah yang mengalir ke parit depan rumah warga dan menyebar ke area perkebunan. Polsek Babat Toman bergerak cepat melakukan pengamanan serta pemasangan police line untuk mencegah risiko lebih besar.
Dari hasil pengecekan di lokasi kejadian, kebocoran dipicu oleh kondisi pipa yang telah keropos sehingga tidak mampu lagi menahan tekanan minyak. Akibatnya, minyak mentah keluar dalam jumlah cukup banyak dan menyebar hingga ke lingkungan pemukiman. Diketahui sebagian minyak yang bocor juga sempat diambil oleh warga sebelum petugas tiba di lokasi.
Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Babat Toman langsung menuju TKP dan mengambil langkah penanganan awal. Kepolisian segera berkoordinasi dengan pihak PT Pertamina EP untuk menghentikan aliran minyak pada jalur pipa sekaligus memulai proses mitigasi kebocoran.
“Ia betul, saat ini sudah ada penanganan dari pihak Pertamina mengenai pipa milik Pertamina yang bocor. Kita sudah minta Pertamina agar gerak cepat melakukan penanganan terhadap warga yang terdampak akibat bocornya minyak,” ujar Kasi Humas Polres Muba IPTU Hutahean mewakili Kapolsek Babat Toman, AKP Dedy Kurniawan.
10 Rumah Warga Terdampak, Aktivitas Memasak Dihentikan Sementara
Sedikitnya 10 rumah warga terdampak akibat aliran minyak yang memasuki parit dan area sekitar hunian mereka. Mengingat tingginya risiko kebakaran akibat uap minyak, warga diminta untuk tidak menyalakan api atau melakukan aktivitas memasak hingga kondisi dipastikan aman.
Sebagai langkah tanggap darurat, Pertamina EP langsung menyalurkan makanan siap saji melalui layanan katering untuk memenuhi kebutuhan harian warga yang tidak dapat memasak.
Pengamanan Lokasi dan Pencegahan Risiko Lanjutan
Polsek Babat Toman memasang police line di area sekitar pipa dan jalur aliran minyak untuk membatasi akses warga serta mencegah tindakan yang dapat membahayakan keselamatan. Petugas juga memastikan tidak ada sumber api maupun aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan ledakan.
Selain itu, kepolisian bersama pihak Pertamina melakukan pemantauan terhadap pergerakan minyak yang mengalir ke kebun warga, memastikan tidak ada penumpukan yang dapat berisiko membakar vegetasi kering di sekitar lokasi.
Mitigasi dan Pemulihan Masih Berlangsung
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan teknis pipa yang bocor masih berlangsung. Pertamina EP tengah melakukan perbaikan struktur pipa, penyedotan minyak yang menggenang, serta pembersihan area terdampak. Aparat Kepolisian dan instansi terkait terus berkoordinasi untuk memastikan pemulihan berjalan aman dan cepat.
Warga yang terdampak diharapkan tetap mengikuti imbauan petugas demi keselamatan bersama, sembari menunggu proses perbaikan dan normalisasi lingkungan.
Insiden kebocoran ini menjadi pengingat pentingnya pengecekan berkala terhadap infrastruktur migas demi mencegah kejadian serupa di masa mendatang dan memastikan keselamatan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :
CALL CENTER 110
"KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM"
Jl. Jend. Sudirman No.KM.4, RW.5, Pahlawan, Kec. Kemuning, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30151
110
tribratanewssumsel@gmail.com
© TRIBRATANEWS POLDA SUMSEL. All Rights Reserved.