OKU Timur — Lonjakan harga komoditas cabai yang belakangan ini meresahkan masyarakat menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk kepolisian. Di tengah situasi tersebut, anggota Polsek Semendawai Suku III, Brigpol Febri Irawan, menunjukkan peran aktif Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga dalam mengawal langsung sektor pertanian yang menjadi penopang utama perekonomian warga.
Pada Rabu, 17 Desember 2025, Brigpol Febri Irawan melaksanakan patroli dan pemantauan di lahan pertanian cabai milik warga di Desa Taraman, Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten OKU Timur. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, seiring meningkatnya nilai jual cabai di pasaran yang saat ini mencapai kisaran Rp80.000 per kilogram.
Cabai rawit merah dan cabai merah keriting kini menjadi komoditas bernilai tinggi di tingkat petani. Kondisi ini di satu sisi memberikan harapan peningkatan pendapatan bagi petani, namun di sisi lain juga menimbulkan potensi kerawanan, seperti pencurian hasil panen hingga praktik penimbunan yang dapat mengganggu stabilitas pasar.
“Kami hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk penegakan hukum semata, tetapi juga untuk memastikan roda perekonomian warga berjalan aman dan lancar. Lahan cabai yang siap panen ini merupakan aset vital bagi petani dan masyarakat luas,” ujar Brigpol Febri Irawan saat ditemui di sela-sela patroli di area persawahan.
Ia menambahkan bahwa patroli rutin di sekitar lahan pertanian diintensifkan, terutama pada jam-jam rawan seperti malam hingga dini hari. Langkah tersebut bertujuan untuk mencegah adanya pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dengan cara melanggar hukum, termasuk pencurian hasil panen maupun gangguan lainnya.
Selain melakukan patroli, Brigpol Febri juga aktif berdialog dengan para petani. Ia mendengarkan berbagai keluhan yang disampaikan, sekaligus memberikan imbauan agar masyarakat tidak segan melaporkan setiap potensi ancaman keamanan. Pendekatan humanis ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian tersebut disambut positif oleh para petani. Mereka mengaku merasa lebih tenang dan terlindungi dalam menjalani proses panen, terutama di tengah tingginya harga cabai yang rawan memicu tindak kriminal.
Dengan terkawalnya proses panen cabai di wilayah Kecamatan Semendawai Suku III, diharapkan distribusi komoditas tersebut ke pasar dapat berjalan lancar. Hal ini diyakini dapat berkontribusi langsung dalam menjaga stabilitas pasokan, menekan laju inflasi, serta membantu menstabilkan harga cabai yang sempat melonjak tajam.
Upaya yang dilakukan Brigpol Febri Irawan menjadi contoh nyata sinergi antara aparat keamanan dan sektor pertanian. Langkah tersebut membuktikan bahwa stabilitas kamtibmas memiliki keterkaitan erat dengan ketahanan pangan dan kestabilan ekonomi masyarakat. Melalui kehadiran Polri di lapangan, diharapkan kesejahteraan petani dapat meningkat dan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan strategis tetap terpenuhi secara aman dan berkelanjutan.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :
CALL CENTER 110
"KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM"
Jl. Jend. Sudirman No.KM.4, RW.5, Pahlawan, Kec. Kemuning, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30151
110
tribratanewssumsel@gmail.com
© TRIBRATANEWS POLDA SUMSEL. All Rights Reserved.