OKU SELATAN — Profesionalisme anggota Polri tidak hanya diukur dari kecakapan teknis dalam menegakkan hukum, tetapi juga dari kedalaman integritas moral dan spiritual yang menjadi fondasi setiap tindakan. Kesadaran inilah yang terus dibangun oleh Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan melalui kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang digelar pada Kamis (8/1/2026) di Masjid Al-Amin Polres OKU Selatan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Hartana, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol Hendro Suwarno, S.H., serta jajaran pejabat utama dan personel Polres OKU Selatan. Di tengah padatnya dinamika tugas kepolisian, kehadiran para pimpinan dalam kegiatan keagamaan ini menjadi pesan kuat bahwa pembangunan karakter dan moral personel merupakan prioritas yang tidak bisa ditawar.
Binrohtal kali ini menghadirkan penceramah Ustadz Robi yang menyampaikan tausiyah tentang esensi bulan-bulan dalam kalender Hijriah. Materi tersebut tidak hanya dimaknai sebagai pengingat spiritual, namun juga relevan dalam konteks pengabdian Polri. Hijriah dimaknai sebagai simbol hijrah atau pergerakan menuju perubahan yang lebih baik, baik secara pribadi maupun institusional.
Nilai hijrah tersebut menjadi cermin bagi seluruh personel Bhayangkara untuk terus mengevaluasi diri, meninggalkan kebiasaan lama yang kontraproduktif, serta bertransformasi menuju pelayanan publik yang lebih humanis, adil, dan berkeadaban. Spirit hijriah diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa tugas kepolisian tidak sekadar menjalankan kewenangan hukum, tetapi juga membawa nilai moral dan empati dalam setiap tindakan.
Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Hartana dalam arahannya usai tausiyah menegaskan bahwa spiritualitas harus menjadi rem sekaligus kompas bagi setiap anggota Polri. Ia mengingatkan agar pemahaman agama tidak berhenti sebatas ritual di tempat ibadah, melainkan terinternalisasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lapangan.
Menurut Kapolres, pembinaan rohani merupakan benteng paling awal dalam mencegah terjadinya penyimpangan perilaku yang dapat mencederai marwah institusi dan kepercayaan masyarakat. Dengan landasan iman dan ketakwaan yang kuat, personel diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Langkah Polres OKU Selatan yang konsisten menempatkan pembinaan mental dan spiritual sejajar dengan pembinaan fisik dan taktis patut diapresiasi. Ketika aparat penegak hukum memiliki kecerdasan spiritual yang baik, penegakan hukum tidak hanya dilaksanakan dengan ketegasan pasal, tetapi juga dengan hati nurani. Inilah esensi revolusi mental yang sesungguhnya, di mana seragam Bhayangkara menjadi simbol pengayoman yang dilandasi ketakwaan dan nilai-nilai kemanusiaan.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :
CALL CENTER 110
"KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM"
Jl. Jend. Sudirman No.KM.4, RW.5, Pahlawan, Kec. Kemuning, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30151
110
tribratanewssumsel@gmail.com
© TRIBRATANEWS POLDA SUMSEL. All Rights Reserved.