Palembang — Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi lonjakan arus mudik dan arus balik tahun 2026 di wilayah Sumatera Selatan, Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Kesiapsiagaan Arus Mudik dan Balik 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Lounge Ampera Lantai 7, Palembang, pada Rabu (04/02/2026) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
FGD tersebut dihadiri oleh Wakapolda Sumatera Selatan, Karoops Polda Sumsel, Dirlantas Polda Sumsel, serta para Kasat Lantas jajaran Polda Sumsel. Kehadiran para pejabat utama ini menunjukkan keseriusan Polda Sumsel dalam mempersiapkan langkah-langkah strategis guna mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang dan sesudah Hari Raya pada tahun 2026.
Selain internal Polri, forum diskusi ini juga melibatkan berbagai stakeholder terkait lintas instansi yang memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan. Adapun instansi yang hadir antara lain perwakilan dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Sumatera Selatan, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumsel, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumsel, PT Hutama Karya (Persero), PT Hutama Karya Infrastruktur Palembang–Betung, serta PT Waskita Sriwijaya Tol.
Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada kesiapan infrastruktur jalan nasional dan tol, manajemen dan rekayasa lalu lintas, kesiapan sarana serta prasarana transportasi, hingga dukungan energi dan logistik, khususnya ketersediaan bahan bakar minyak selama periode mudik dan balik. Selain itu, aspek keselamatan pengguna jalan juga menjadi perhatian utama guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Melalui diskusi yang interaktif dan konstruktif, masing-masing instansi menyampaikan paparan serta masukan terkait peran dan tanggung jawabnya dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik. Koordinasi lintas sektor ini diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah strategis yang terpadu dan efektif dalam mengantisipasi berbagai potensi permasalahan di lapangan, seperti kemacetan, kerusakan jalan, hingga gangguan distribusi energi.
Polda Sumsel menegaskan bahwa sinergi antarinstansi merupakan kunci utama dalam menciptakan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat selama arus mudik dan balik. Dengan perencanaan yang matang dan koordinasi yang kuat, diharapkan pelaksanaan pengamanan dan pelayanan lalu lintas pada tahun 2026 dapat berjalan lebih optimal.
Melalui kegiatan FGD ini, Polda Sumsel berharap seluruh pihak yang terlibat memiliki persepsi dan langkah yang sama dalam menghadapi arus mudik dan balik, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, tertib, dan lancar di wilayah Sumatera Selatan.
Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :
CALL CENTER 110
"KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM"
Jl. Jend. Sudirman No.KM.4, RW.5, Pahlawan, Kec. Kemuning, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30151
110
tribratanewssumsel@gmail.com
© TRIBRATANEWS POLDA SUMSEL. All Rights Reserved.