Tragedi Kebakaran di Sikap Dalam Empat Lawang, Tiga Pondok Ludes Terbakar, Satu Warga Meninggal Dunia

EMPAT LAWANG – Peristiwa kebakaran tragis terjadi di Talang Kalangan Ahad, Desa Tangga Rasa, Kecamatan Sikap Dalam, Kabupaten Empat Lawang, pada Selasa (10/2/2026) dini hari. Kebakaran tersebut menghanguskan tiga pondok dan mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolsek Ulumusi IPTU Arsan Fajri bersama Kanit Reskrim IPDA Kaprizal Zabidi, S.H., serta Bhabinkamtibmas BRIGPOL Bairul mendatangi dan melakukan pengecekan langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi Firmansyah bin Zulkarnain (37), warga Kalangan Ahad Desa Tangga Rasa, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Api pertama kali terlihat berasal dari pondok milik Zulkopli bin Harun (55).
“Saat kejadian, korban diketahui berada di dalam pondok. Kami berupaya menolong, namun api sudah membesar,” ujar Firmansyah kepada petugas.
Firmansyah bersama Yogi Handoko bin Esten (43) dan Yori Harmedi bin Usman (41) sempat berusaha menyelamatkan korban dengan membuka pintu pondok. Namun api yang sudah membesar hampir menyambar para saksi, sehingga mereka berteriak meminta bantuan warga sekitar.
Warga setempat kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya seperti ember berisi air. Namun kobaran api terus membesar dan menjalar ke dua pondok lain milik Yogi dan Meti, hingga akhirnya ketiga pondok tersebut hangus terbakar.
Petugas Pemadam Kebakaran dari Pendopo baru tiba di lokasi setelah ketiga pondok ludes dilalap api. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah dilakukan upaya pemadaman lanjutan.
Dalam peristiwa tersebut, Zulkopli bin Harun dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Diketahui, korban merupakan penyandang disabilitas dengan kondisi tuna rungu dan tuna wicara, serta memiliki keterbatasan fisik pada jari tangan sejak lahir.
Akibat kebakaran tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp150 juta. Selain itu, satu korban jiwa meninggal dunia.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, penyebab kebakaran diduga berasal dari bagian dapur pondok milik korban. Meski demikian, pihak kepolisian menyatakan bahwa penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut melalui Laboratorium Forensik (Labfor) Polri.
Kapolsek Ulumusi IPTU Arsan Fajri menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah awal berupa pengecekan TKP, pengumpulan keterangan saksi, serta pendataan kerugian dan korban.
“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab kebakaran secara pasti,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat dan bangunan semi permanen.

 

Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

CALL CENTER 110

"KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM"

Administrator
81 0
Get In Touch

Jl. Jend. Sudirman No.KM.4, RW.5, Pahlawan, Kec. Kemuning, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30151

110

tribratanewssumsel@gmail.com

Follow Us
Berita Foto

© TRIBRATANEWS POLDA SUMSEL. All Rights Reserved.