• 34Âșc, Sunny

TITO KERAP BAGI BAGI THR KE TUKANG BECAK DI UJUNG JALAN RUMAHNYA

POLRES PRABUMULIH
2016-06-26 12:25:08 Dibaca (80)

Sosok Komjen Pol Drs. H.M Tito Karnavian terus menjadi buah bibir di tengah masyarakat Sumatera Selatan setelah menjadi calon Tunggal kapolri. Pria yang lahir 26 Oktober 1964 itu, memang cukup dikenal pria yang ramah dan bergaul kepada siapa saja, tidak terkecuali para tukang Becak yang mangkal di ujung Jalan kediaman Tito. Orangnya baik, tidak milih milih bergaul, sama siapa saja ramah, tidak terkecuali kami yang kaum kecil seperti ini, semua disapa, ungkap Joni, 58 thn, seorang tukang Becak yang mangkal di ujung Jalan Sambu, pada hari Minggu tanggal 19 Juni 2016. Ia menyampaikan saat bersekolah di SMA 2 Palembang, transportasi becak dipilih Tito dan adiknya, Fifa jika ayahnya tidak sempat menghantarkan mereka ke sekolah karena kesibukannya. Pria yang telah 40 tahun menekuni Profesi sebagai tukang becak itu menambahkan hal tersebut membuat Tito dan keluarga cukup dikenal oleh semua tukang becak yang mangkal di kawasan tersebut. Rata rata semua tukang becak disini sudah pernah menghantarkan Tito kesekolah, tapi ada yang paling sering, namanya Mang Ribut, dia itu sekarang jaga parkir di toko LPG disebrang sana, jelasnya Lanjutnya, hubungan baik antara keluarga Tito dan para tukang Becak, terus terjalin hingga kini, karena meskipun Tito bertugas di luar, Tito terus rutin menunjukkan perhatian dengan memberikan THR kepada mereka. Hal tersebut dilakukan sejak masuk di AKABRI, biasa THR itu masing masing mendapatkan uang Rp. 50 ribu, dan akan diberikan melalui ayahnya, H Achmad Saleh, beberapa hari menjelang hari Raya Idul Fitri. Biasa Rp. 50 ribu masing masing, ada sekitar sepuluh orang disini, kami bukan menilai uangnya tapi perhatiannya kepada kami, setiap diberi, ayah Tito bilang ini titipan dari Tito, kalau jadi Kapolri nanti sapa tahu bisa naik jadi, Rp. 100,  jelasnya sembari tertawa. Mendengar kabar Tito menjadi calon Tunggal Kapolri, dirinya mengaku sangat bangga, promosi jabatan itu sangat pantas melihat sikap dan perilaku yang sangat baik dan sopan kepada semua orang. Meskipun telah menjadi seorang pejabat tinggi, Tito selalu menunjukkan sikap yang bersahabat dan rendah hati, hal itu dilihatnya sendiri, empat tahun lalu saat menghantarkan Titodan putranya ke tempat perbelanjaan. Terakhir, sekitar empat tahun lalu, Tito dan anaknya minta diantar ke ramayana, katanya anaknya mau jalan jalan, saya langsung antar saja, saya sempat ngobrol sama dia (tito), dia tidak sama sekali berubah, kenangnya.

 

Opr PID Bid Humas